Resum Pertemuan ke-14
Pertemuan : ke -14
Kaidah Pantun
Nara Sumber : Miftahul Hadi, S.Pd
Assalammualaikum.w.w.
Malam yang selalu tertunda,kini saya berusaha mengejar materi
karena kesibukanku menjadi tertinggal sampai bingung memulai dari mana. Sambil
menemani si kecil yang baru berumur 4 bulan, saya mengikuti materi kaidah
pantun. Materi ini sangat bagus, menurut saya pantun gampang-gampang susah,
singkat tapi kaya makna dan menarik.
Pertemuan kali ini sangat mengasyikkan karena moderator ibu
Lely membuka dengan santai melalui pantun.
Bunga sekuntum tumbuh di taman
Daun salam tumbuh di kota
Assalammualaikum saya ucapkan
Sebagai salam pembuka kata
Itulah pantun Bapak Miftah untuk mengawali perkenalannya.
Selanjutnya Pak Miftah mengirim materi mengenai pantun.
Pada awalnya pantun merupakan tradisi lisan. Seiring
berkembangnya waktu, maka pantun “naik kelas”. Tidak hanya dituturkan saja
dalam kehidupan sehari-hari, pantun kemudian dibukukan, dilombakan dalam
berbagai event, serta diselipkan pada tiap kegiatan. Atas keras tersebut pada
tanggal 17 Desember 2020, UNESCO mengakui pantun sebagai warisan budaya tak
benda.
Pantun berasal dari akar kata "Tun" yang bermakna
baris atau deret. Asal kata pantun dalam masyarakat Minangkabau dan Melayu
diartikan sebagai "pantun". Oleh masyarakat Riau disebut sebagai
tunjuk ajar yang berkaitan dengan etika. (Mu'jizah, 2019)
Materi tentang pantun yang dibuat oleh Pak Miftah https://anyflip.com/wiirj/vdws/
Jika pantun menggunakan sajak a- a-a-a, boleh saja, tapi itu
akan mengurangi keindahan pantun itu sendiri dan tidak sesuai kaidah pembuatan
pantun. Jadi jika sajaknya a-a-a-a, jatuhnya menjadi syair.
Contoh syair
Belajar mengaji harus semangat,
Tekun rajin sabar dan giat,
Agar ilmu mudah didapat,
Selamat dunia juga akhirat.
Ingat ingatlah wahai kawan,
Quran dan sunnah jadi pedoman,
Tuk menjalani kehidupan,
Sedangkan syair baris satu sampai empat saling berhubungan.
Pantun dua baris
disebut karmina (pantun kilat).
Contoh karmina
Gurindam.
Contoh gurindam
Jika selalu berdoa dan dzikir,
Ringan melangkah jernih berpikir.
Memahami kaidah pantun
Siap membuat pantun dengan mudah dan cepat?
Memahami ciri membuat pantun
Komentar
Posting Komentar